Suatu yang yang sangat GILA, dimana apa yang saya takutkan akan terjadi, yaitu di kontrolnya Informasi dunia oleh Mereka, dan semua ini akan menjadi kenyataan dengan permulaan tanggal 3 Desember. ITU(International Telecommunication Union) yang menurupakan organisasi dibawah naungan PBB akan mengadakan World Conference on International Telecommunications 2012. Pada acara ini mereka akan mengadakan rapat dimana akan dihasilkan sebuat keputusan baru yang sangat akan menentukan kelangsungan dunia.

Saat ini setiap negara memiliki sistem filtering dan regulasi masing-masing untuk Telekomunikasi seperti Internet, Seluler, dsb. Namun dari kabar yang muncul bahwa akan di usulkannya proposal untuk membuat Internet dibawah satu kendali, yaitu PBB. Ini sangatlah GILA, karena hal ini sama dengan memberikan mereka kontrol sepenuhnya terhadap informasi. Hal ini pun disebutkan dan dibantah oleh ITU pada website resmi mereka, dimana hal ini menurut saya sangat jelas permainan politik yang sudah basi, dimana mereka membantah terhadap apa yang akan mereka lakukan. 100% sama seperti cara Yahudi dalam berdialog. Berikut saya berikan kutipannya yang bisa anda baca sendiri di link ini

The current media frenzy about the Internet and the false rumours that the UN or any other organization is going to take over its governance is just that – a media beat-up.

However proposals from the USA, Russia and China, the European or Arab regions are not automatically accepted simply because they are presented at the conference. That is not the case in any international conference – and certainly not at ITU, which has a reputation for consensus-building.

The media frenzy seems to be based on the incorrect assumption that any of the proposals that have been circulated or rumoured could be, or even will be, accepted.

One of the problems of the Internet has been that, while it has been growing into that wider context, the governing bodies have not kept up with the growth of these wider interests and concerns. There is now a range of social and economic issues, as well as the technical issues that need to be addressed.

Most likely what this will mean is that the various international stakeholders will have to create a (new) platform that can be used to address these issues.

The new platform that should be the result of this, needs to be truly international, independent and it needs to be well-funded, so that it can properly address the issues at hand.

Jika anda baca langsung pada web mereka maka anda akan mengerti maksud saya.

Hal yang akan terjadi menurut saya adalah dimana Internet akan dikuasai oleh satu institusi yaitu ITU atau PBB, dimana hal ini sangatlah berbahaya karena mereka dapat dengan mudah untuk menyaring dan melihat informasi.

Terkait permasalahan ini, Google pun menentang dengan aksinya mereka pada halaman https://www.google.com/intl/id/takeaction/, namun alasan mereka tentunya berbeda dengan alasan penolakan saya. Karena saya melihat dari aspek lain. Jika anda tanya, saya sangat amat mendukung untuk setiap negara mengontrol internetnya, karena setiap negara punya kondisi dan aturan masing-masing. Jadi saya menentang proposal pada rapat ITU nanti, dan menolak keterbukaan Informasi pada Internet, serta mendukung hak setiap negara untuk mengontol Internetnya. Sedangkan justru malah PBB menginginkan untuk mencabut kontrol tersebut dan mengambil alih dari masing-masing negara. Negara apa yang tidak bisa mengkontrol negaranya ? Sama seperti larangan nuklir tapi amerika dan israel bebas memproduksinya.