Niat awal

Dalam perjalanan saya kemarin ke mesir, saya bertemu salah satu saudara saya yang menceritakan kisahnya yang bisa kita petik hikmahnya mengenai betapa pentingnya niat awal. Beberapa tahun yang lalu dia berencana untuk membeli rumah namun sangat disayangkan dia tertipu dan kehilangan banyak uang hasil jerih payahnya selama belasan tahun. Kisah ini dia ceritakan Hampir dengan semua orang yang dia temui. Satu pertanyaan dalam benak dan kisahnya ini, yaitu kenapa ini bisa terjadi kepadanya.
Hingga suatu hari, ketika iya menceritakan kisah dan pertanyaannya ini. Ada seseorang yang bertanya, “apakah kamu sudah membaca bismillah ketika kamu membeli rumah tersebut”. Jawabnya “saya tidak yakin namun sepertinya tidak”. Orang tersebut lalu berkata “lalu apa lagi yang kamu harapkan?”.

Kisah ini adalah kisah nyata dan sangat dalam sekali maknanya. Betul sekali, apa yang kita harapkan jika niatnya saja tidak ada dan salah, bagaimana kita mau diberkati Allah dan dilindungi jika niatnya saja bukan untuknya.

Untuk semua orang yang tersesat, bertanyalah sehingga kamu diberi petunjuk.
Untuk semua orang yang hilang arah, luruskanlah kembali niatmu agar Allah menerangi jalanmu.

Menemukan Tuhan

Masih ingat cerita saya yang pernah meragukan keberadaan Tuhan selama beberapa hari ? Kejadian itu seingat saya sudah berlalu 3 tahun yang lalu. Saat itu adalah saat yang paling membuat saya menjadi seorang yang bingung, layaknya domba yang tersesat. Kemarin saya menemukan sebuah kertas catatan saya berupa point-point penting yang meyakinkan saya akan keberadaan tuhan, dan Allah SWT adalah Tuhan yang sesungguhnya, dan hanya satu.

Jika Nabi Ibrahim bisa menemukan Tuhan-nya hanya dengan berfikir, berarti dikarenakan saya juga mampu berfikir, berarti saya pasti bisa menemukan Tuhan. Itulah alasan utama saya amat yakin bahwa keraguan saya bisa terjawabkan saat itu.

  1. “Dari seluruh ajaran yang ada di dunia ini, hanya Islam-lah yang paling masuk akal”. Ada yang menyembah Tikus, ada yang tuhannya mirip Gajah, dan ada juga yang tuhannya lemah tak berdaya berdarah-darah. TidakĀ ada yang masuk akal dan enak untuk saya yakini selain Islam. Kalau disuruh pilih, ya saya tidak mau punya tuhan aneh dan lemah seperti itu. Jadi kesimpulan saya pada waktu itu diantara pilihan-pilihan yang aneh dan tidak masuk akal, maka saya yakin jika benar ada tuhan, pasti Allah SWT adalah tuhan yang sesungguhnya.
  2. “Jika memang ada Tuhan selain Allah SWT, maka pasti dia akan menunjukkan keberadaannya”. Kalau kamu beli handphone, itu pasti ada mereknya kan ? Nah manusia dan segala yang ada didunia ini, sudah ada merek dan tanda-tanda siapa penciptanya. Cuma sayangnya banyak yang tidak tau atau pura-pura tidak mau tau. Pasti kamu bingung kan, apa iya manusia ada stempel-nya dengan merek Allah SWT. Maka jawabannya adalah iya benar ada. Coba pelajari dan cari tahu sendiri mengenai Quantum Fisika, Golden Ratio, Miracle of water, dan ilmu ilmu lainnya, nanti kamu akan tau, kalau semua yang ada di dunia ini sudah ada merek-nya!
  3. “Jika memang ada Tuhan yang lebih awal sebelum Allah SWT, pasti tuhan itu akan mengatakan bahwa Allah bukanlah Tuhan, sebagaimana Allah SWT mengatakan bahwa dia adalah Tuhan, dan tidak ada tuhan lain selainnya”. Karena sesungguhnya Apple tidak akan membiarkan Samsung menggunakan paten-nya.
  4. “Pencipta pasti menjaga eksistensinya”.
  5. “Bukti dan mukjizat dalam Al-Qur’an yang luar biasa”. Pembuktian sesuatu yang berada diatas lalat, dalamnya laut, mumi, dll. Ribuan tahun yang lalu tidak memungkinkan untuk diketahui hal hal tersebut.
  6. “Komunikasi langsung dengan Allah SWT”. Dalam Islam, kita bisa berkomunikasi langsung dengan sang maha pencipta melalui Ru’yah(mimpi baik), dengan ibadah solat Istikharah sebagai syarat. Maka kita bisa bertanya mengenai permasalahan kita langsung kepada Allah. Anda tidak akan mengerti ini jika belum mencoba dan merasakan kehebatan ibadah ini. Dan sepertinya cuma dalam Islam saja dimana kita bisa berkonsultasi dengan sang maha pencipta.

Sebenarnya masih ada beberapa hal yang suda saya ringkas dalam tulisan diatas. Semoga kita semua bisa memiliki iman yang kuat.

Pelajaran Hidup #2

Kita belajar banyak hal selama hidup. Contoh yang baru saya pelajari adalah ketika kita membesarkan seseorang, namun ketika besar dia justru berbalik dan semua berubah.
Ada beberapa orang yang saya ikhlas dan tidak masalah bahkan senang jika sukses dan melupakan saya. Tapi ada beberapa orang yang justru berbalik menyerang saya, itulah dimana saya merasa menyesal.
Hikmah yang bisa saya dapat adalah mulai dari sekarang saya harus menyeleksi ketat dan berfikir ulang untuk mentransfer sesuatu ke orang lain.

Apa yang diinginkan

Selama ini saya banyak menghabiskan waktu untuk melakukan perbandingan dalam banyak hal yang saya inginkan, baik itu berupa barang, makanan, keinginan, dan lain sebagainya.
Saya menghabiskan banyak waktu dalam melakukan perbandingan dikarenakan saya tidak mengetahui apa yang sebetulnya saya inginkan. Saya melihat pilihan apa saja yang ada dan menyibukkan diri untuk membandingkan semua pilihan dengan kelebihan dan kekurangan yang ada.

Hari ini saya menyadari bahwa yang benar adalah pertama kali kita harus mengetahui apa yang sebenarnya kita inginkan, barulah kita mencari apa yang sesuai dengan kebutuhan kita, dan bukan sebaliknya. Ketika kita mengetahui apa yang benar benar kita butuhkan, maka kita akan mudah dalam mencari apa yang kita inginkan.