Mengatasi Crash Pada Microsoft Office 2012

Sebelumnya terima kasih kepada Microsoft Indonesia yang telah mensuport Tandif(startup yang sedang saya bangun) dengan memberikan kami akses Microsoft BizPark. Sebagai Bonus Semua anggota Tandif diberikan dukungan untuk memakai semua product Microsoft dari Mulai OS Windows, Office, hingga Visual Studio secara gratis. Sekali lagi terima kasih atas dukungannya.

Well, Tadi malam saya mencoba untuk mendownload Microsoft Office 2013, setelah di Install ternyata Selalu Crash ketika di jalankan. Dalam hati sih kesal, tapi tidak tahu terima kasih namanya kalau mengeluh, dari pada mengeluh lebih baik cari solusi, dan ternyata cukup mudah solusinya karena Add-Ins untuk Adobe PDF masih belum stabil untuk Office 2013, atau mungkin bisa dibalik bahwa sebenarnya Office 2013 yang tidak stabil :D.

Solusi :

  • Pastikan anda menggunakan Serial Number ASLI.
  • Pastikan anda sudah menutup semua aplikasi Office
  • Lalu tekan Start > All Programs > Accessories > Run
  • Pada program Run, ketik “winword /safe” (tanpa tanda kutip, dan pastikan spasi sebelum tanda /)
  • Kini Office Word sudah terbuka, lalu Klik File > Options > Add-ins.
  • Dibawah anda akan melihat Combo Box/Option List untuk Manage, pastikan pilih ‘COM Add-ins‘, lalu klik Go
  • Hilangkan semua Check list yang ada disana, lalu klik OK
  • Silahkan coba kembali untuk membuka Office dengan cara normal(bukan safe mode)

Pembuktian Hadis kesegaran solat subuh

En/Narrated by Abu Huraira,
That Allah’s Apostle(pbuh) has said:

“Satan puts three knots at the back of the head of any of you if he is asleep. On every knot he reads and exhales the following words, ‘The night is long, so stay asleep.’
When one wakes up and remembers Allah, one knot is undone,
and when one performs ablution, the second knot is undone,
and when one prays the third knot is undone and one gets up energetic with a good heart in the morning;
Otherwise one gets up lazy and with a mischievous heart.”

Id/Diriwayatkan oleh Abu Huraira,
Rasulillah SAW telah bersabda:

“Apabila salah seorang dari kamu tidur, syaitan akan mengikatnya dengan 3 ikatan seraya berkata ‘bagimu malam yang panjang maka tidurlah’.
(ketiga-tiga ikatan tersebut menjadikan dia terlelap dalam tidurnya sepanjang malam). Akan tetapi apabila dia terjaga kemudian dia menyebut nama Allah, maka terpisahlah ikatan pertama.
Kemudian apabila dia berwudhu , maka terlepas ikatan kedua, dan akhirnya jika dia melakukan solat (subuh), maka terlepaslah ketiga-tiga ikatan.
Pada pagi itu harinya penuh bersemangat. Akan tetapi jika dia tidur sehingga subuh, maka pada pagi harinya jiwanya akan kotor dan menjadikan dirinya malas.”

Sahih Bukhari 2.243

Selama ini terus terang saya masih jarang solat subuh tepat waktu, terkadang jam 5, jam 6 dan sering pula tepat waktu(bukan pembelaan). Sempat suatu hari saya membaca sebuah hadis mengenai apa yang setan lakukan pada waktu solat fajr(subuh). Saya menjadi berfikir karena pada akhir hadis menyatakan jika solat fajr tepat waktu maka hari ini kita akan menjadi bersemangat, jika tidak maka akan malas. Well sangat menarik karena memang saya merasakan hari-hari dimana saya bangun telat itu biasanya ya jadi malas sepanjang hari. Lalu bagaimana dengan solat Fajr tepat waktu ? apa betul akan bersemangat ? Sampai saya coba beberapa kali dan ternyata memang benar, hari itu penuh semangat dan gairah. Tidak hanya itu saja, tapi hidup pada hari itu menjadi berkah dan produktif. Sangat berbeda dengan hari dimana saya terlambat solat Fajr.

Kalau kamu mau kreatif, produktif, semangat dan hidup berkah, silahkan buktikan sendiri dengan solat Fajr tepat waktu(bagi laki-laki di Masjid ya)!.

Pandangan saya berubah mengenai solat Fajr tepat waktu, bukan sebagai suatu kewajiban, tapi sebagai suatu kebutuhan.

Semoga kita semua diberi Hidayah

Ada apa dengan Rapat ITU tanggal 3 Desember ?

Suatu yang yang sangat GILA, dimana apa yang saya takutkan akan terjadi, yaitu di kontrolnya Informasi dunia oleh Mereka, dan semua ini akan menjadi kenyataan dengan permulaan tanggal 3 Desember. ITU(International Telecommunication Union) yang menurupakan organisasi dibawah naungan PBB akan mengadakan World Conference on International Telecommunications 2012. Pada acara ini mereka akan mengadakan rapat dimana akan dihasilkan sebuat keputusan baru yang sangat akan menentukan kelangsungan dunia.

Saat ini setiap negara memiliki sistem filtering dan regulasi masing-masing untuk Telekomunikasi seperti Internet, Seluler, dsb. Namun dari kabar yang muncul bahwa akan di usulkannya proposal untuk membuat Internet dibawah satu kendali, yaitu PBB. Ini sangatlah GILA, karena hal ini sama dengan memberikan mereka kontrol sepenuhnya terhadap informasi. Hal ini pun disebutkan dan dibantah oleh ITU pada website resmi mereka, dimana hal ini menurut saya sangat jelas permainan politik yang sudah basi, dimana mereka membantah terhadap apa yang akan mereka lakukan. 100% sama seperti cara Yahudi dalam berdialog. Berikut saya berikan kutipannya yang bisa anda baca sendiri di link ini

The current media frenzy about the Internet and the false rumours that the UN or any other organization is going to take over its governance is just that – a media beat-up.

However proposals from the USA, Russia and China, the European or Arab regions are not automatically accepted simply because they are presented at the conference. That is not the case in any international conference – and certainly not at ITU, which has a reputation for consensus-building.

The media frenzy seems to be based on the incorrect assumption that any of the proposals that have been circulated or rumoured could be, or even will be, accepted.

One of the problems of the Internet has been that, while it has been growing into that wider context, the governing bodies have not kept up with the growth of these wider interests and concerns. There is now a range of social and economic issues, as well as the technical issues that need to be addressed.

Most likely what this will mean is that the various international stakeholders will have to create a (new) platform that can be used to address these issues.

The new platform that should be the result of this, needs to be truly international, independent and it needs to be well-funded, so that it can properly address the issues at hand.

Jika anda baca langsung pada web mereka maka anda akan mengerti maksud saya.

Hal yang akan terjadi menurut saya adalah dimana Internet akan dikuasai oleh satu institusi yaitu ITU atau PBB, dimana hal ini sangatlah berbahaya karena mereka dapat dengan mudah untuk menyaring dan melihat informasi.

Terkait permasalahan ini, Google pun menentang dengan aksinya mereka pada halaman https://www.google.com/intl/id/takeaction/, namun alasan mereka tentunya berbeda dengan alasan penolakan saya. Karena saya melihat dari aspek lain. Jika anda tanya, saya sangat amat mendukung untuk setiap negara mengontrol internetnya, karena setiap negara punya kondisi dan aturan masing-masing. Jadi saya menentang proposal pada rapat ITU nanti, dan menolak keterbukaan Informasi pada Internet, serta mendukung hak setiap negara untuk mengontol Internetnya. Sedangkan justru malah PBB menginginkan untuk mencabut kontrol tersebut dan mengambil alih dari masing-masing negara. Negara apa yang tidak bisa mengkontrol negaranya ? Sama seperti larangan nuklir tapi amerika dan israel bebas memproduksinya.

Madinah Al-Munawarah

Ini memang bukan kunjungan saya yang pertama kali menuju Madinah Al-Munawarah, melainkan untuk yang ke Tiga kalinya. Pertama kali waktu saya masih kecil dan sudah dapat dipastikan saya tidak ingat sama sekali. kedua kalinya saya lupa ketika umur berapa tapi seingat saya sekitar umur 18 tahun jadi saya masih ingat sekali jalanan dan suasana Madinah. Ditambah lagi dengan kemampuan saya berbicara bahasa arab yang sangat lancar, merupakan nilai lebih yang mempermudahkan perjalanan.

Bagi anda yang sudah pernah mengunjungi Madinah dan Makkah pasti mengerti dan merasakan perbedaan yang besar dari kedua kota suci itu, Makkah yang kasar dan Madinah yang lembut. Awalnya saya bertanya kenapa perbedaan ini besar sekali dan mencolok, dari mulai awal pintu kota Madinah, saya merasakan suatu perasaan tenang dan damai. Kenapa ? kemungkinan besar karena Rasulullah di kuburkan di kota ini, inilah tempat peristirahatan terakhir Rasulullah.

Awal memasuki Madinah, hati orang yang memasukinya akan tenang dan damai, memasuki lebih dalam lagi kota Madinah memberikan suatu kepastian dan keyakinan akan kedamaian yang dirasakan di awal pintu masuk kota. Tinggal didalamnya tentu lain cerita, berjalan kaki dan mengitari kota madinah, melihat toko-toko sembari menuju Masjid Nabawi merupakan perasaan paling membahagiakan yang pernah saya alami selama ini. Luar biasa inilah perasaan damai yang saya cari selama ini, ternyata ada di kota ini, mengingat kenyataan bahwa saya tinggal di Jakarta merupakan hal yang amat menyakitkan bagi saya yang selama ini telah menemukan kedamaian di kota lain. Saya yakin bahwa saya tidak berlebihan mendeskripsikan Madinah, toh terbukti Rasulullah memilih kota ini sebagai tempat hijrah, dan rasulullah memilih kota ini untuk tempat peristirahatan terakhirnya.

Saya mempunyai impian untuk bisa menghabiskan sisa umur di Madinah dan dikuburkan disana, hal ini sering saya ceritakan ke orang-orang. Tidak hanya kotanya saja, tapi para penduduknya pun luar biasa baik dan tenang, berbeda sekali dengan para penduduk Mekkah. Ya Allah izinkah saya meninggal dan dikuburkan di Madinah !

Pada perjalanan kemarin, kebetulan saya dan beberapa jamaah dari Indonesia menggunakan taxi di Madinah untuk pergi ke suatu tempat. Didalam taxi karena hanya saya yang bisa berbicara bahasa arab, maka percakapan ringanpun terjadi, dan puncaknya terjadi ketika saya menceritakan kepada supir yang merupakan penduduk asli madinah itu bahwa saya ingin sekali meninggal dan di kubur diMadinah. Air mata tidak dapat lagi terbendung, namun suasanya menjadi semakin parah ketika sang supir mengatakan bahwa iya ingin sekali meninggal ketika ia sedang memberikan salam ketika berziarah di makam Rasulullah. Selepas ucapannya itu saya menangis deras di taxi yang memang sudah dari awal saya mengeluarkan air mata. Sungguh luar biasa impian supir taxi itu, ternyata impian saya selama ini tidak ada apa-apanya dibanding impian dia.

Tapi tunggu, belum selesai ucapan supir taxi ini, dia berkata “tahukan kamu kenapa saya ingin meninggal ketika saya sedang memberikan salam kepada rasulullah ketika sedang melakukan ziarah ?” Saya bertanya kenapa ?, dan dia menjelaskan bahwa manusia akan bangkit kembali sesuai dengan bagaimana dia mati, jika dia mati ketika bersujud, maka dia akan bangkit ketika bersujud. Jika ia mati ketika berzina, maka ia akan bangkit dengan keadaan yang buruk. “Kamu bisa bayangkan nanti ketika saya bangkit, saya akan berada dekat dengan Rasulullah sambil memberikannya salam”. Mendengar itu semakin deras saya menangis dan membuat jamaah indonesia lainnya bertanya-tanya ada apa. Kebetulan memang sudah dekat dengan tujuan dan kami turun, lalu sambil mengelap air mata saya menceritakan percakapan saya dengan supir taxi kepada para jamaah indonesia yang bersama saya.

Semoga kita semua bisa berziarah kembali ke Madinah Al-Munawarah.

Berhentilah bertanya mengenai Dalil

Hampir setiap kali saya berbicara dengan orang lain mengenai suatu perkara dalam islam, selalu saja ada orang yang bertanya begini “Mana dalilnya ?”. Ini mungkin terdengar lebih baik dibanding orang yang menelan informasi begitu saja. Misalnya jika saya membohongi dengan berkata bahwa makan nasi itu haram, mungkin jika anda orang yang mudah dibohongi, anda akan langsung percaya karena tidak bertanya mengenai dalilnya.

Tapi yang menjadi permasalahannya adalah untuk orang-orang yang selalu kritis menanyakan dalil, seakan-akan saya sedang membohongi mereka. tahukah anda dalil itu ada berapa macam jenis ? tipe hadis ? golongan ? dan bahkan kecendrungan mazhabnya. ah memang terlalu rumit sepertinya, namun tidak jika kita pelajari ilmu dasarnya. sebelum mempelajari ilmu dasarnya, saya ingin bertanya apakah jika anda mendapatkan dalil yang kuat mengenai suatu perkara, lalu anda akan 100% mengerjakan dan mematuhinya ? tidak juga kan ? lalu ngapain nanya dalilnya -_-. lantaran diberikan dalil tapi gak percaya. atau lebih tepatnya pura-pura tidak percaya dan tidak yakin.

Ketika saya mencari tahu mengenai haramnya musik, saya sudah berkomitmen akan mematuhi 100% hasilnya jika memang haram, saya akan mengharamkan musik untuk diri saya. dan sekarang alhamdulillah saya sudah tidak pernah mendengarkan musik dan menggantikannya dengan mp3 Al-Qur’an. ini lah yang disebut komitmen, namun untuk sebagian orang yang bertanya mana dalilnya, lalu setelah diberikan dalilnya, dia akan berkata “ah masa sih, gak yakin nih, masa gini aja gak boleh”. Terdengar lucu dan konyol bagi saya.

Jadi stop berhenti menanyakan dalil jika memang anda belum/tidak siap menerimanya.

Sekarang mari sedikit kita bahas mengenai ilmu dasar hadis. dasarnya hadis merupakan omongan dari bibir Rasulullah, dan dengan waktu, sampailah kepada kita melalui kutipan atau perantara para sahabat rasulullah(biasanya). Agar mudah saya beri contoh misalnya gini, jika saya bicara kepada teman saya Angga kusuma bin Nugraha, bahwa sesungguhnya naik motor itu enak banget, lalu Angga kusuma bin Nugraha menyampaikannya lagi kepada Adhitya bin Septriyadi. kira-kira hadisnya akan seperti ini,

“Adhitya bin Septriyadi berkata bahwa telah mendengar dari Angga kusuma bin Nugraha bahwa Ahmad Fathi Hadi bersabda bahwa naik motor itu enak banget”

Ok sudah ada gambaran sekarang ?, mari kita lanjutkan.

Ilmu ini disebut ilmu rijalul hadist lalu bagaimana cara mengetahui kebenaran suatu hadis. ok saya beri contoh yang mudah seperti contoh diatas, misalnya,

  1. Ahmad Fathi Hadi tinggal di Jakarta dan tidak pernah keluar jakarta, serta hidup dari 1800-1870
  2. Angga kusuma bin Nugraha hidup di Bali, dan pernah beberapa kali datang ke Jakarta, hidup dari tahun 1810-1865
  3. Adhitya bin Septriyadi tinggal di Jakarta, namun hidup tahun 1872-1930

Bisa dilihat ketidak cocokan pada Adhitya bin Septriyadi, dimana masa hidupnya tidak memungkinkan untuk menerima ucapan dari Angga kusuma bin Nugraha. Maka hadis ini bisa dibilang palsu.

Bagaimana jika contohnya seperti ini,

  1. Ahmad Fathi Hadi tinggal di Jakarta dan tidak pernah keluar jakarta, serta hidup dari 1800-1870
  2. Angga kusuma bin Nugraha hidup di Bali, dan pernah beberapa kali datang ke Jakarta, hidup dari tahun 1810-1865
  3. Adhitya bin Septriyadi tinggal di Jakarta, namun hidup tahun 1859-1928

Coba perhatikan kelahiran Adhitya bin Septriyadi dengan kematian Angga kusuma bin Nugraha, antara 1865 dengan 1859, berarti kemungkinan Adhitya bin Septriyadi berumur 6 tahun, apakah mungkin Adhitya bin Septriyadi dalam umur 6 tahun tersebut menerima pesan, apa mungkin juga Angga kusuma bin Nugraha memberikan pesan tersebut kepada anak berumur 6 tahun ? Walau ada kemungkinan, namun ada kebimbangan, maka hadis ini bisa disebut dhaif/lemah.

Kebetulan saya juga membantu riset seorang prof yang membahas mengenai ilmu ini, jadi agak sedikit tahu.

Kamu pasti senang jika ada yang mengajarimu

“Kamu pasti senang jika ada yang mengajarimu”, mungkin merupakan judul sekaligus inti dari apa yang ingin saya sampaikan. Pernahkah terpikirkan jika anda dilahirkan sebagai yatim/piatu atau mungkin dalam keadaan dimana ekonomi keluarga anda pas-pasan ?. Pernahkah kita memikirkan mereka ?, bagi saya perkataan kasian tidaklah cukup apalagi bermanfaat untuk orang-orang yang membutuhkan. Sama seperti cinta yang tidak mengenyangkan, Kasian saja tidak akan merubah keadaan mereka.

Setiap orang pasti bisa memberikan kontribusi terbaiknya kepada lingkungan dan sesama manusia yang sudah diwajibkan bagi kita sebagai umat muslim untuk memikirkannya, dimulai dari tetangga, saudara, yatim/piatu, faqir, dll. Jangan pernah bilang bahwa nasib mereka berada di leher pemerintah apalagi presiden, hai kalian !, mereka orang-orang yang kurang mampu itu adalah tanggung jawab kalian.

Sebagai seorang Developer yang setiap hari sibuk dengan urusan duniawi dan tentu saja Flash Platform :D, saya teringat dengan tanggung jawab saya tersebut sebagai seorang muslim yaitu berkontribusi dan memberikan apa yang bisa saya sumbangkan untuk lingkungan dan terutama manusia. Ada sebuah panti asuhan dekat sekolahan dimana ibu saya mengajar, yaitu bernama “Marhamah”, di Otista Polonia, kampung melayu. Disana terdapat sekitar 60 anak, dan semuanya SMP dari kelas satu hingga tiga. seperti yang sudah saya jelaskan mengenai background pekerjaan saya tadi sebagai seorang developer, saya mencoba untuk mengajarkan anak-anak disana ilmu-ilmu yang dapat bermanfaat dan dapat membuat mereka menyukai komputer.

Tenang saja, saya tidak mengajarkan anak-anak tersebut coding pada awal pertemuan :D, tapi saya mengajarkan design dan animasi yang dapat membuat anak-anak tersebut mencintai dunia komputer. Semua berawal dari niat baik, dan Allah membantu mewujudkan niat baik tersebut dengan mengirimkan donatur yang menyumbangkan 4(empat) unit komputer beserta Meja. Alhamdulillah dan subhanallah ketika niat baik dibantu seketika oleh Allah. Kini sisa perjalanan saya lanjutkan dengan memberikan mereka pelatihan dan training setiap hari minggu selama 3 hingga 4 jam. Ada perasaan senang dari setiap langkah dan menit yang saya lalui bersama anak-anak disini, saya mereka 7 hari yang Allah berikan tidak akan berkurang jika saya menyisihkan beberapa jam atau setengah hari untuk berbagi bersama anak-anak di panti asuhan ini.

Disini saya mengajak siapapun yang membaca untuk turut berpartisipasi dalam bentuk apapun. Jika anda mempunyai waktu luang datanglah dan bagikan sedikit ilmu yang anda miliki untuk mereka, karena saya sendiri pun tidak cukup untuk mengajar 60 anak. Jika anda mempunyai komputer bekas, sumbangkanlah untuk mereka, InsyaAllah dapat digunakan untuk belajar merakit PC atau dihidupkan kembali untuk menambah jumlah PC. Jika anda mempunya rezeki lebih, datanglah sisihkan sebagian untuk dikumpulkan hingga terbeli satu unit PC. Percayalah bahwa semua yang anda lakukan akan kembali untuk anda dunia dan akhirat. Datanglah, berikan keceriaan dan kebahagiaan untuk anak-anak itu.

Alamat panti asuhan : Jl. Cipinang Cimpedak 1 No.11 Polonia, Jakarta Timur

Jika ada pertanyaan, silahkan hubungi saya di,

Mobile : 081808497749

Ym : ahmad_fathi_hadi

Jangan anggap anak-anak yatim/piatu dari panti asuhan hanya sebagai mesin doa yang diundang jika ada acara, mereka memang membutuhkan makan dan uang, tapi mereka lebih membutuhkan bekal untuk masa depan nanti.

Antusias anak-anak panti asuhan dalam belajar komputer

Antusias anak-anak panti asuhan dalam belajar komputer

antusias anak-anak panti asuhan dalam belajar komputer

antusias anak-anak panti asuhan dalam belajar komputer

lab komputer panti asuhan

lab komputer panti asuhan

mengajar di panti asuhan

Semoga semua amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT.