Kemarin saya sedang berada di pasar festival kuningan dan kebetulan suasanya hujan deras. Untuk mencapai tempat parkir saya memutuskan untuk menggunakan jasa ojek payung. Terjadilah percakapan antara saya dengan anak kecil penyedia ojek payung ini, yang kurang lebih seperti ini :

Saya : Ojek payung berapa nih sampai tempat parkir ?

Teguh : Bebas kak, seikhlasnya saja.

Saya : Ok deh, boleh kalau gitu.

Saya : Kamu namanya siapa ?

Teguh : Nama saya Teguh kak,

Saya : Kamu sekolah kelas berapa ?

Teguh : (seingat saya dia menjawab kelas 4)

Saya : Kamu tinggal dimana ?

Teguh : Di kuburan Cina kak

Saya : Owh, gitu, trus ibu kamu kerja apa ?

Teguh : Ibu saya tidak kerja, ia dirumah saja.

Saya : Ayah kamu kerja apa ?

Teguh : (dengan BANGGAnya dia menjawab) Ayah saya kerjanya sebagai Pemulung kak

Saya : (termenung sesaat sambil berfikir) Kamu sekolahnya peringkat berapa ?

Teguh : gak dapet rengking kak

Saya : loh kenapa ?

Teguh : (diam)

Saya : Teguh, kamu harus serius belajar ya, tau gak kenapa ?

Teguh : biar dapat beasiswa kak.

Saya : iya benar, nanti kalau kamu dapat beasiswa, kamu bisa jadi orang hebat dan punya banyak uang.

Teguh : (ternyata dia hanya diam dan mengiyakan kepalanya)

Saya : kamu ojek payung gini sakit gak ?

Teguh : Kadang sakit, kadang engga kak.

Selesailah percakapan saya karena sudah sampai tempat parkir, lalu saya memberikannya uang 5000 dan sebuah permen relaxa, sambil bertanya apakah ini cukup, dan dia bilang cukup kak terima kasih. Lalu saya memberikannya kartu nama saya, dan menyuruhnya untuk mengSMSkan nomornya dia atau Ayahnya. Sambil bertanya apakah kamu punya handphone ?, Ketika iya menjawab tidak, pupuslah harapan saya. Lalu saya berkata, tolong kamu pinjam handphone orang lain dan sms biar saya telfon kamu balik.

Akhirnya saya pulang dan pada malam harinya saya menerima sms dari teguh. Alhamdulillah senang sekali rasanya, saya menelfon balik dan meminta untuk bertemu besok di depan 7-11 pasar festival pukul 2 siang.

Saat saya menuliskan posting ini, saya baru saja tiba dirumah seteleh bertemu teguh dan ayahnya di rumahnya. Rumahnya tepat sekali didalam komplek kuburan cina di daerah kasablanka, namun masuk lagi jauuuuh kedalam. Sampai disini, foto yang akan berbicara, bukan tulisan saya lagi. Mari kita lihat,

Teguh dan Ayahnya menerima uang sebesar Rp 1.500.000,-

Sebagian orang menuduh dan mengira bahwa saya pamer atau sombong. Pertama perlu diketahui bahwa uang ini merupakan uang titipan dari rekan-rekan saya yang berada di dalam maupun luar negeri. Saya disini hanya ditugaskan untuk menyalurkannya kepada yang benar-benar berhak. Saya sudah tidak percaya dengan panti asuhan, lembaga sosial, dan sejenisnya, sudah bertahun-tahun saya keluar masuk panti asuhan, dan rata-rata semua panti asuhan yang saya temui berbau busuk. Sehingga sekarang saya lebih memilih untuk terjun langsung mencari orang-orang yang berhak menerima bantuan ini. Alhamdulillah saya tidak cape atau lelah dengan terjun langsung seperti ini.

Sekarang uang yang terkumpul kurang lebih ada Rp 50.000.000, jika kamu ingin menyumbang, silahkan bisa transfer ke rekening saya :

————————–—————
BANK MANDIRI (Rupiah)
Atas Nama : Ahmad Fathi Hadi
No Rekening : 123-00-0477-119-4
————————–—————
BANK MANDIRI (Dollar)
Atas Nama : Ahmad Fathi Hadi
No Rekening : 123-00-0607-148-6
————————–—————
BANK MANDIRI SYARIAH (Rupiah)
Atas Nama : Ahmad Fathi Hadi
No Rekening : 70-374-311-62
————————–—————
BANK BCA (Rupiah)
Atas Nama : Ahmad Fathi Hadi
No Rekening : 80-600-3817-2
————————–—————
BANK BRI (Rupiah)
Atas Nama : Ahmad Fathi Hadi
No Rekening : 7084-01-002171-53-5
————————–—————

Bantuan yang anda berikan pasti akan ada buktinya berupa Photo, dan yang terpenting adalah bantuan yang dikirimkan sampai tepat sasaran!. Jika kamu punya ide, saran atau ingin bertanya, silahkan hubungi saya di 081808497749.